Temanggung (Humas) – Seluruh guru MIN 2 Temanggung mengikuti Workshop Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam.Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara MIN 2 Temanggung dengan Penerbit Erlangga dan bertempat di RM Alam Sindoro-Sumbing, Desa Muntung, Kecamatan Candiroto, Sabtu (24/1/2026).
Workshop ini menghadirkan narasumber nasional, Anita Isdarmini. Tim Pengembang Kurikulum Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan pendekatan pendidikan dari Kementerian Agama RI yang bertujuan menanamkan nilai-nilai karakter secara mendalam dengan menyentuh batin peserta didik.
Kurikulum Berbasis Cinta berlandaskan lima pilar utama yang dikenal sebagai Panca Cinta, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta terhadap ilmu, cinta pada diri sendiri dan sesama, cinta lingkungan, serta cinta tanah air. Kelima pilar tersebut menjadi fondasi dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan emosional.
“Kurikulum Berbasis Cinta dirancang untuk menghadirkan pembelajaran yang memanusiakan manusia. Pendidikan tidak cukup hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga harus menumbuhkan kesadaran, empati dan karakter yang kuat,” ungkapnya.
Melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning), guru diajak untuk merancang proses pembelajaran yang reflektif, kontekstual dan bermakna. Pembelajaran tidak lagi berorientasi pada capaian kognitif semata, tetapi pada proses internalisasi nilai yang mendorong lahirnya generasi yang unggul, berkarakter dan berdaya saing. Kepala MIN 2 Temanggung, Nur Makhsus menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama RI dalam membangun pendidikan yang berorientasi pada nilai, karakter, dan kemanusiaan. (la)





