Temanggung – Sebagai upaya untuk meningkatkan peran Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Temanggung menggelar kegiatan silaturahmi lembaga keagamaan yang dihadiri Kepala Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, H. Ahmad Muhdzir, dan Ketua beserta Pengurus FKUB, Selasa (28/07), bertempat di Gedung PD Muhammadiyah Temanggung.
Dalam laporannya Ketua FKUB Ahmad Sholeh mengatakan, “kegiatan silaturahmi ke lembaga keagamaan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kerukunan hidup umat beragama di Kabupaten Temanggung, tokoh agama bisa bekerja sama dengan FKUB sesuai dengan harapan yang dinginkan dan diharapkan peran ormas keagamaan, tokoh masyarakat dalam meningkatkan kesadaran umat beragama untuk senantiasa hidup rukun serta damai,” ungkapnya.
Ahmad Sholeh mengatakan bahwa adanya forum tersebut sebagai wadah untuk terus menjaga kerukunan antar golongan umat beragama serta menjadi titik jalan temu dari hal-hal yang dipermasalahkan.
Sementara Ketua PD Muhammadiyah, H. Asy’ari Muhadi menyampaikan tujuan diadakannya forum tersebut, seperti diutarakan oleh Ketua FKUB adalah untuk menjalin silahturahmi antar golongan dan membahas keindonesiaan serta bertukar pikiran dan memikirkan bersama-sama untuk membangun Kabupaten Temanggung yang berkemajuan.
Asy’ari Muhadi menambahkan bahwa perbedaan tidak menjadikan antar golongan untuk saling memecah dan memicu banyak konflik. “Kebhinekaan adalah sebuah keniscayaan dan sunatullah. Maka dari itu, tidak ada bangsa tanpa adanya keberagaman,” tambahnya.
Selanjutnya Kepala Kantor Kementerian Agama, H. Ahmad Muhdzir dalam kesempatan itu menyampaikan perlunya sifat dan karakter moderat dalam beragama, dan ini menjadi program utama Kepala Kantor Wilayah yang baru dengan slogan “ Kemenag Jateng Majeng”.
Majeng merupakan akronim singkatan dari Moderat, Akuntabel, Jernih dan Ngayomi yang tujuan utamanya yaitu maju. Lebih lanjut Ahmad Muhdzir mengatakan tujuan kedepan Kementerian Agama akan menyebarkan moderasi beragama selaras dengan 4 pilar muhammadiyah yang menunjang moderasi beragama yaitu akal : memadukan antara tekstual dengan rasional, Islam berkemajuan, pendidikan dan persatuan umat manusia.
“Harapannya pertemuan ini betul-betul dapat membangun Kabupaten Temanggung menjadi lebih baik lagi khususnya dalam hal keberagaman sehingga sesuai dengan harapan kita bersama yaitu, Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,“ pungkasnya.(sr)