Temanggung (Humas) – MAN Temanggung melaksanakan kegiatan Aksi Bersih Sampah Rumah Ibadah yang bertempat di Masjid Al-Ikhlas MAN Temanggung. Kegiatan ini diikuti dengan penuh semangat oleh para peserta didik sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan rumah ibadah. Aksi ini merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keimanan, tanggung jawab, serta kepedulian social, Sabtu (10/01/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai implementasi atas Surat Kementerian Lingkungan Hidup Nomor S.4/G.I/PPM/PLR.2/B/01/2026 mengenai pelaksanaan aksi bersih sampah di tempat ibadah yang disinergikan melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kepala MAN Temanggung, H. Ali Masyhar mengatakan melalui program ini, diharapkan tumbuh kesadaran dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus penguatan nilai-nilai religius yang menegaskan bahwa kebersihan merupakan bagian integral dari ajaran keimanan.
“Aksi bersih-bersih dilakukan supaya masyarakat bisa khusyuk dan lebih nyaman beribadah. Selain itu, untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat ibadah,” terangnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta didik membersihkan area dalam dan sekitar masjid, mulai dari menyapu lantai, membersihkan karpet, merapikan rak Al-Qur’an. Dengan kerja sama dan gotong royong, kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Para siswa tampak antusias dan saling membantu, menciptakan suasana kebersamaan yang positif.
Melalui kegiatan Aksi Bersih Sampah Rumah Ibadah ini, diharapkan warga MAN Temanggung semakin menyadari pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari iman serta membiasakan diri untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter agar siswa dapat menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, kepedulian, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat. “Kegiatan seperti itu sangat menginspirasi, terkait dengan kepedulian terhadap lingkungan. Ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan tempat ibadah, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi tradisi dikalangan kita,” pungkasnya. (sq)




