Temanggung (Humas) – MTsN 2 Temanggung menyelenggarakan kegiatan GenRe (Generasi Berencana) Back To School yang bertempat di Ruang MGMP MTsN 2 Temanggung. Kegiatan ini diikuti oleh siswa dan siswi kelas VII dan VIII MTsN 2 Temanggung sebagai bagian dari upaya penguatan karakter dan pembinaan remaja di lingkungan madrasah, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Perlindungan Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Kabupaten Temanggung, Forum Anak Kabupaten Temanggung (FORMA), Duta GenRe Kabupaten Temanggung, serta Achmad Suadi, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kedu.
GenRe Back To School merupakan bagian dari upaya edukasi kepada remaja dalam rangka penguatan karakter, peningkatan pemahaman nilai-nilai Generasi Berencana, edukasi kesehatan reproduksi remaja, serta pencegahan perundungan (bullying) dan kekerasan di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu membangun sikap positif, bertanggung jawab, serta memiliki pemahaman yang benar dalam menghadapi masa remaja.
Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) yang disampaikan oleh Forum Anak Kabupaten Temanggung, serta edukasi kesehatan reproduksi remaja yang disampaikan oleh Duta GenRe Kabupaten Temanggung. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan interaktif sehingga siswa dapat memahami materi dengan baik.
Pihak madrasah menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan berharap sinergi antara madrasah, instansi pemerintah, serta komunitas remaja dapat terus terjalin dalam rangka menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda yang berkarakter.
Kepala MTsN 2 Khamim Fardhol menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah penting untuk menciptakan suasana belajar yang sehat dan kondusif.
“Sosialisasi ini kita lakukan agar siswa lebih memahami dampak buruk bullying, baik bagi korban maupun pelaku. Madrasah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman, bebas dari segala bentuk perundungan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menciptakan lingkungan madrasah yang ramah anak dan bebas dari kekerasan. “Kami terus berupaya memperkuat pendidikan karakter agar siswa mampu menghargai satu sama lain. Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap tidak ada kasus bullying yang terjadi di lingkungan MTsN 2 Temanggung,” ujarnya. (ma)




