Temanggung – Dalam rangka berbagi pengalaman di bidang program Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) madrasah, kelembagaan, dan kurikulum yang telah dilaksanakan di Kabupaten Temanggung dengan penekanan pada penggunaan fingerprint daring (on line), Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung menerima kunjungan Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Jum’at (27/12) Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung.
Kunjungan Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara dipimpin oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Lutfiah yang diterima langsung oleh Kepala Subbag Tata Usaha Agus Latif.
Kepala Subbag Tata Usaha Kabupaten Temanggung menyampaikan, “terima kasih atas kehadiran bapak/ibu dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara yang terdiri dari Kasi Pendidikan Madrasah, JFU di Seksi Pendidikan Madrasah, dan perencana serta bagian keuangan, semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat untuk pengembangan madrasah,” ujarnya
Dalam kesempatan yang sama Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Ahmad Sugijarto selaku penanggung jawab teknis pelaksanaan fingerprint daring, menjelaskan kronologis dan pemikiran penggunaan fingerprint daring (on line) pada semua lembaga madrasah dan semua jenjang madrasah di Kabupaten Temanggung.
“Tujuan dari penggunaan fingerprint daring adalah untuk mendisiplinkan kehadiran guru dan tenaga kependidikan (PTK) di RA maupun madrasah (yang bisa dikontrol kehadirannya dari server seksi Pendidikan Madrasah. Disamping itu penggunaan fingerprint daring (on line) dimaksudkan untuk mempermudah dan mempercepat verifikasi berkas pembayaran tunjangan profesi guru, “ jelasnya.
Beliau menyampaikan bahwa keuntungan penggunaan fingerprint daring (on line), antara lain : data presensi kehadiran PTK di madrasah lebih akurat. Verifikasi presensi sebagai dasar pembayaran TPG menjadi lebih cepat, disiplin guru meningkat dan sebagai dasar pembinaan guru.
“Dengan pemberlakuan fingerprint daring (on line), menjadikan masyarakat lebih percaya kepada lembaga madrasah, karena kedisiplinan PTK madrasah lebih meningkat, dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap madrasah yang tinggi maka slogan “madrasah hebat bermartabat” akan segera terwujud, “ tuturnya.(sr)