Temanggung (Humas) – MTsN 2 Temanggung menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan dengan tema “Jaga Lisan Digital : Konten Boleh Viral, Akhlak Harus Loyal” bertempat di Mushola Al Hikmah MTsN 2 Temanggung. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan karakter siswa di bulan suci Ramadhan sekaligus memberikan edukasi mengenai etika bermedia sosial di era digital, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Yudha Anggiya Utomo, seorang guru sekaligus konten kreator yang dikenal memiliki jumlah pengikut terbanyak di Kabupaten Temanggung. Dalam pemaparannya, ia mengajak para siswa untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana menyebarkan konten yang positif dan bermanfaat.
Kegiatan Pesantren Ramadhan ini dibuka secara resmi oleh Kepala MTsN 2 Temanggung, Khamim Fardhol. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih atas kehadiran narasumber yang telah berkenan berbagi ilmu dan pengalaman kepada para siswa. Ia juga mengapresiasi seluruh panitia serta peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Yudha Anggiya Utomo yang telah hadir untuk memberikan materi kepada para siswa. Terima kasih juga kepada panitia dan seluruh peserta yang mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan ini,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala MTsN 2 Temanggung juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh siswa karena tidak semua dapat mengikuti kegiatan secara langsung. Hal ini disebabkan keterbatasan kapasitas tempat yang tersedia di Mushola Al Hikmah.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa saat ini banyak konten di media sosial yang dapat dengan cepat menjadi viral tanpa diketahui kebenaran informasinya. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat belajar untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi di dunia digital.
“Di era digital saat ini, informasi sangat mudah tersebar dan menjadi viral. Namun kita harus tetap berhati-hati dan mampu menyaring informasi sebelum membagikannya kembali kepada orang lain,” tambahnya.
Kegiatan Pesantren Ramadhan ini diikuti oleh seluruh anggota OSIS, Dewan Penggalang Pramuka, serta perwakilan siswa dari kelas VII, VIII, dan IX. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan narasumber, khususnya terkait etika berkomunikasi di media sosial, pentingnya menjaga lisan digital, serta bagaimana membuat konten yang tetap kreatif namun tetap berlandaskan nilai-nilai akhlak. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa MTsN 2 Temanggung tidak hanya menjadi generasi yang melek teknologi, tetapi juga mampu menjaga etika dan akhlak dalam setiap aktivitasnya di ruang digital. Dengan demikian, penggunaan media sosial dapat menjadi sarana untuk menyebarkan kebaikan, inspirasi, serta nilai-nilai positif di tengah masyarakat. (ma)







