Temanggung (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Muhammad Soleh Mubin, melakukan kunjungan ke Vihara Veluvana, Dusun Gembleb, Desa Kaloran, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Rabu (26/8/2026). Kunjungan tersebut turut didampingi Penyelenggara Buddha Kankemenag Temanggung, Siswanta.
Kunjungan dilakukan untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada para peserta Seleksi Swayamvara Tripitaka Gatha yang akan melanjutkan kompetisi di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Soleh Mubin memberikan pesan kepada para peserta agar menjalani proses dengan penuh ketulusan, konsentrasi, dan tanpa beban berlebihan terhadap hasil yang akan dicapai.
“Tidak ada tuntutan apa pun. Jangan menuntut diri sendiri. Munculkan yang terbaik dari diri kita, kemudian lepaskan hasilnya kepada Yang Maha Kuasa,” pesannya.
Ia mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan keinginan untuk menjadi juara sebagai satu-satunya beban dalam mengikuti perlombaan. Menurutnya, ketika seseorang mampu menjalani proses dengan lebih tenang dan memberikan kemampuan terbaiknya, justru peluang untuk meraih keberhasilan akan semakin besar.
“Jangan merendahkan orang lain, jangan sombong, dan jangan merasa paling hebat. Kalau kita ingin orang lain menjadi baik, insyaallah kebaikan itu akan kembali kepada kita,” ujarnya.
Muhammad Soleh Mubin juga menekankan pentingnya menjadikan ajaran dan keteladanan Siddharta Gautama sebagai tujuan utama dalam mengikuti kegiatan tersebut.

“Tujuan kita seharusnya hanya satu, yaitu membawa nama besar Siddharta Gautama,” katanya.
Di hadapan para peserta dan tokoh agama Buddha yang hadir, Muhammad Soleh Mubin menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan kontingen Temanggung.
“Saya yakin Temanggung sukses,” tegasnya.
Sementara itu, Penyelenggara Buddha Kankemenag Temanggung, Siswanta, mengajak seluruh peserta untuk menjalani proses seleksi dengan ketulusan yang berawal dari keikhlasan.
“Kita sedang mengarah kepada ketulusan yang dimulai dengan keikhlasan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa para peserta membawa semangat dan nama masyarakat Buddha Kabupaten Temanggung. Karena itu, proses latihan hendaknya dijalani dengan saling mendukung dan melengkapi kekurangan masing-masing.
“Kita bergerak atas nama masyarakat Buddha di Kabupaten Temanggung. Selamat berproses, selamat berlatih, dan mari saling mengisi kekurangan masing-masing,” katanya.
Siswanta juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tokoh agama Buddha yang terus memberikan dukungan kepada para peserta.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh agama Buddha Kabupaten Temanggung, di antaranya Suparmin, Ketua Walubi Kabupaten Temanggung; Suyadi, Ketua Majelis Majubuthi Jawa Tengah; Parnu, Ketua Majelis Maghabudhi; Siswoyo, Ketua Majelis Mahabudhi; Waliyono, Ketua Majelis ZFZ Kasogatan; serta Yamno, Ketua LPKB Temanggung.
Kunjungan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Dukungan dari jajaran Kankemenag Temanggung dan para tokoh agama Buddha diharapkan semakin menambah semangat para peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi tingkat provinsi.




