Temanggung (Humas) – KUA Kranggan Melaksanakan BINWIN Ke III dalam rangka mencegah perceraian, kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (8/9/2026) di Aula Kecamatan Kranggan, yang dihadiri 16 Pasang calon pengantin. BINWIN kali ini di hadiri oleh Camat Kranggan dan Kepala KUA Kranggan, Siti Khotijah juga Kepala Puskesmas, Sri Mulyani.
KUA Kecamatan Kranggan menghadirkan sejumlah narasumber dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) dengan materi yang inovatif dan relevan sebagai bekal calon pengantin dalam membangun rumah tangga.

Kepala KUA Kec. Kranggan, Siti Khotijah dalam sambutannya menekankan pentingnya memahami dampak perceraian dini, khususnya terhadap kebahagiaan dan pendidikan anak. Sementara itu, Camat Kranggan memotivasi peserta agar mengikuti Binwin hingga selesai dan menyerap ilmu yang disampaikan sebagai bekal kehidupan berumah tangga.
Materi kesehatan reproduksi disampaikan Sri Mulyani dari Puskesmas Kranggan. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai persiapan pranikah, meliputi kesiapan fisik, imunisasi, gizi, kesehatan organ reproduksi, gangguan seksual serta pencegahannya, dan metode kontrasepsi untuk menunda kehamilan.
Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Kranggan, Mahsun, menyampaikan pentingnya membangun generasi berkualitas yang akan berdampak pada kualitas keluarga dan masa depan bangsa. Penyampaiannya yang menarik membuat peserta antusias dan aktif mengajukan pertanyaan.
Sementara itu, Penghulu KUA Kec. Kranggan, Muh. Nurul Wahyudi memberikan pemahaman dari perspektif psikologi bahwa kematangan pasangan tidak hanya ditentukan usia, tetapi juga kematangan jiwa dan kesiapan mental. Suasana kegiatan dibuat interaktif melalui Tepuk Sakinah dan menyanyi bersama.
Binwin dinilai penting dalam mencegah perceraian, meningkatkan kematangan pasangan, dan membentuk keluarga berkualitas. KUA Kecamatan Kranggan berkomitmen terus memperkuat pelaksanaan Binwin sebagai upaya membekali calon pengantin agar siap membangun keluarga harmonis serta melahirkan generasi yang unggul. (wrs)






