Temanggung (Humas) – Kementerian Agama menunjukkan komitmennya dalam menjaga kerukunan umat beragama dengan menghadiri perayaan Natal 2025 bersama TNI, POLRI, ASN dan masyarakat Temanggung yang digelar di Gedung Pemuda Temanggung, Rabu (14/1/2026).
Perayaan Natal dibuka dengan ibadah bersama kemudian dilanjutkan pembagian door prize penampilan tarian dari mahasiswa STIKES. Kehadiran jajaran Kemenag Kab. Temanggung merupakan wujud komitmen dalam memperkuat kerukunan dan toleransi umat beragama di Kabupaten Temanggung. Dalam sambutannya, Kakankemenag Temanggung, H. Fatchur Rochman menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal 2025 kepada seluruh jemaat.
Beliau menyampaikan Tema Natal Tahun ini adakah Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga, karena keluarga adalah pondasi tempat pertama lahirnya kasih, iman dan harapan. Rumah harus menjadi rumah yang aman dan tentunya kita harus bersama-sama merawat solidaritas solidaritas dan kebersamaan.
“Perayaan Natal mengajarkan nilai kasih, pengharapan dan kepedulian. Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat moderasi beragama yang terus kita dorong bersama : menghormati perbedaan, menolak sikap berlebih-lebihan, serta menjaga ruang hidup bersama yang aman bagi setiap warga tanpa memandang keyakinannya,” ujarnya.
Selaku Ketua panita Pdt Yosua T.Kumanau, menyampaikan terima kasihnya untuk penunjukan Panitia dari gereja yang jauh dari kota dan menjadikan semangat kami untuk menyelenggarakan acara tahun ini dengan maksimal dan lancar.
Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Temanggung mengajak semua Umat untuk memperkuat perayaan Natal Bersama.
Pada kesempatan yang sama Ketua FKUB Kabupaten Temanggung, Ahmad Soleh menyampaikan tema dari Natal ini memiliki tujuan untuk satu bangsa akan baik, satu negara akan baik, masyarakat Temanggung akan baik ketika keluarga sakinah atau damai.
Sebagai penutup tampilan kolaborasi dari TNI dan POLRI dan dilanjutkan drama kolosal dan sambutan dari Bupati Temanggung, Agus Setyawan. Beliau menyampaikan dengan mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, momen ini menjadi wujud kebersamaan, toleransi dan semangat persaudaraan di Kabupaten Temanggung.
Beliau menyampaikan harapan untuk umat kristiani bisa hidup tenang damai di Kabupaten Temanggung. “Semoga perayaan Natal tahun ini memperteguh komitmen kita untuk hidup berdampingan secara damai serta menghadirkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (mm)







