Peringatan setiap tanggal 1 November
Inti Katekese :
Perayaan ini merupakan teladan hidup kudu. Hari raya ini menjadi pengingat dan undangan bagi seluruh umat untuk meneladani kehidupan para kudus yang telah menghayati iman dalam tindakan sehari-hari seperti mencintai sesama,mengampuni, melayani, dan hidup rendah hati di hadapan Allah.
Dalam Matius 5:1-12 (Delapan Sabda Bahagia), bacaan Injil yang dibacakan pada hari raya Semua Orang Kudus adalah Sabda Bahagia, yang merupakan kehidupan kristiani menuju kekudusan. Para Orang Kudus adalah mereka yang telah menghayati sabda bahagia ini. Sedangkan dalam Ibrani 12:1 dipahami sebagai pengakuan akan adanya “awan saksi” (orang-orang kudus, para martir, dan semua orang beriman yang telah meninggal dalam Kristus dan kini berada di surga)yang mengelilingi dan menyaksikan perjuangan orang beriman di dunia. Perayaan ini adalah wujud pengakuan atas kesatuan ini. Tujuan perayaan ini untuk menghormati dan mengenang semua orang kudus (Santo/Santa), baik yang sudah dikanonisasi (diakui oleh gereja), maupun yang tidak dikenal atau yang hidup dalam kekudusan tetapi tanpa pengakuan formal. Mereka adalah orang yang telah mencapai kemuliaan abadi di surga. Gereja mengajarkan bahwa setiap orang Kristen dipanggil untuk hidup kudus. Dokumen seperti seperti Anjuran Apostolik Gaudete et Exultate (Sukacita dan Kegembiraan) oleh Paus Fransiskus menekankan kembali panggilan ini. Dalam konteks Hari raya Semua Orang Kudus, para kudus dijadikan teladan bagi umat beriman yang masih berziarah di dunia ini.
Ajakan
Jadikan Hidupmu Sebuah Teladan! Peringatan Hari Raya Semua Orang Kudus. Tanggal 1 November adalah saatnya kita merenungkan: Siapa itu “Orang Kudus”?
Mereka bukanlah pribadi yang sempurna sejak lahir, melainkan mereka yang dengan gigih berusaha mengasihi Allah dan sesama dalam setiap aspek kehidupan mereka. Mereka adalah kita, di masa depan, yang telah menyelesaikan perlombaan dengan iman. Kekudusan bukanlah kemewahan, tetapi keharusan bagi setiap orang beriman.
Agustina Puji Astuti, S.Pd
Penyuluh Agama Katolik Kab Temanggung


