Temanggung (Humas) – Kegiatan Penguatan Ukhuwah Islamiyah dalam Bingkai Pendidikan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) SMP Kabupaten Temanggung Tahun 2026 dirangkaikan dengan Halal Bihalal MGMP PAI SMP Kabupaten Temanggung digelar di Aula A Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Djoko Prasetyono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Fatchur Rochman, Ketua MGMP GPAI SMP Kabupaten Temanggung Ponco Supriyo, Koordinator GPAI SMP Joko Suryo, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam M. Zaeni Musthofa, serta para guru PAI SMP se-Kabupaten Temanggung.
Dalam sambutannya, Ketua MGMP GPAI SMP Kabupaten Temanggung, Ponco Supriyo, menyoroti tantangan guru PAI dalam menghadapi karakter generasi yang terus berkembang di era yang serba cepat. Ia menegaskan bahwa setiap ilmu, nasihat, dan keteladanan yang diberikan guru akan menjadi investasi kebaikan bagi masa depan peserta didik.
“Apa yang kita tanam hari ini mungkin tidak langsung terlihat, tetapi akan tumbuh dan memberi manfaat di masa depan sebagai amal jariah,” ungkapnya.
Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Temanggung, Joko Suryo, mengajak seluruh guru untuk terus memperkuat keimanan dan kebersamaan dalam menjalankan program. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kerja kolektif dalam menghadapi dinamika pendidikan yang semakin menantang.
“Keberhasilan MGMP ada pada kebersamaan kita. Dengan saling menguatkan, tugas akan terasa lebih ringan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Djoko Prasetyono, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Agama atas kontribusinya dalam dunia pendidikan. Ia menyebutkan bahwa capaian indikator pendidikan di Kabupaten Temanggung tidak lepas dari kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama, termasuk peran madrasah.
“Mari kita terus memperkuat kolaborasi dan berlomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat) untuk memajukan pendidikan di Temanggung,” tegasnya. Pada materi inti, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Fatchur Rochman, menyampaikan pentingnya pembinaan dan penguatan ukhuwah Islamiyah dalam dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa Halal Bihalal menjadi momentum untuk saling memaafkan, membersihkan hati, serta mempererat silaturahmi.
“Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki landasan nilai agama yang kuat dalam mempererat hubungan antar sesama. Dengan menjaga silaturahmi, kita berharap memperoleh keberkahan, baik dalam umur maupun rezeki,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa keberkahan rezeki tidak hanya diukur dari jumlah, tetapi dari manfaat yang dirasakan, serta pentingnya memastikan hak orang lain terpenuhi agar rezeki menjadi berkah.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antar guru PAI dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun karakter peserta didik di Kabupaten Temanggung. (al)
Kemenag Temanggung Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta melalui Workshop GPAI
Temanggung (Humas) - Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung menggelar Rapat Koordinasi dan Workshop Penyusunan Perangkat...
Selanjutnya







