TEMANGGUNG – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Temanggung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Program Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bertempat di Aula Kantor setempat pada Kamis (6/8/2026).
Dalam pertemuan strategis tersebut, Kepala Kantor Kemenag Temanggung, Muhammad Soleh Mubin, secara tegas menginstruksikan optimalisasi zakat pendapatan dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Temanggung. Langkah ini diambil guna memastikan pengelolaan dana umat berjalan lebih masif, terstruktur, dan akuntabel.
Muhammad Sholeh Mubin menekankan bahwa potensi zakat profesi ASN merupakan instrumen besar yang harus dimaksimalkan. Pihaknya meminta jajaran pengurus UPZ untuk melakukan langkah-langkah persuasif dan sistematis agar seluruh ASN Kemenag Temanggung dapat menyalurkan zakat pendapatannya secara penuh melalui UPZ resmi.
“Optimalisasi ini bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan wujud nyata kepedulian sosial kita sebagai aparatur negara yang melayani masyarakat,” tegas Muhammad Soleh Mubin dalam arahannya, Kamis (6/8/2026).
Lebih lanjut, Muhammad Soleh Mubin menginstruksikan agar pola pendistribusian atau tasharuf zakat ke depan tidak lagi berfokus pada titik-titik tertentu saja. Pentasharufan hasil pengumpulan UPZ wajib diperluas secara merata dan menyeluruh di semua lini lingkup binaan Kantor Kemenag Kabupaten Temanggung. Cakupan ini meliputi satuan kerja madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA) di tiap kecamatan, hingga penyuluh dan lembaga keagamaan di bawah naungan Kemenag.
Melalui perluasan jangkauan tasharuf ini, program UPZ diharapkan tidak hanya bersifat konsumtif jangka pendek, melainkan mampu memberikan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas. Dana yang terhimpun nantinya diproyeksikan untuk mendukung pengentasan kemiskinan, bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu di madrasah dan pondok pesantren serta pemberdayaan ekonomi umat di wilayah Kabupaten Temanggung.
Rakor evaluasi ini diakhiri dengan penyusunan peta jalan (roadmap) baru penyerapan zakat pendapatan ASN serta sinkronisasi data muzaki.




