Temanggung (Humas) – Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Siswanta melaksanakan kegiatan pembinaan kepada Paguyuban Umat Buddha Kecamatan Jumo dan Kecamatan Gemawang di Vihara Metta Sila, Dusun Sungapan, Kecamatan Jumo, Kab. Temanggung pada Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran paguyuban dalam mendukung kemajuan umat dan mewujudkan kemandirian vihara.
Dalam pembinaannya, Siswanta menekankan pentingnya pemberdayaan umat agar setiap vihara memiliki sumber pendanaan yang berkelanjutan melalui potensi dan partisipasi umat, sehingga berbagai program pembinaan dapat terus berjalan secara mandiri.
“Kemandirian vihara perlu dibangun melalui pemberdayaan potensi umat sehingga kegiatan pembinaan dapat berlangsung secara berkelanjutan.” Jelasnya.
Selain itu, umat Buddha diingatkan untuk senantiasa menanamkan kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap perbuatan baik akan menghasilkan buah karma yang baik, sehingga kehidupan yang harmonis dan penuh kedamaian dapat terwujud di tengah masyarakat. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa pembangunan kehidupan beragama memerlukan arahan, pembinaan, dan kerja sama seluruh unsur umat. Oleh karena itu, Penyelenggara Buddha mengajak seluruh umat untuk menjunjung tinggi nilai Sacca (kejujuran) sebagai landasan dalam berorganisasi, bermasyarakat, dan menjalankan kegiatan keagamaan.
Paguyuban umat Buddha juga diarahkan agar setiap kegiatan yang dilaksanakan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait serta tidak berbenturan dengan kebijakan maupun program majelis keagamaan. Sinergi yang baik antara paguyuban, vihara, dan majelis diharapkan dapat memperkuat persatuan umat serta mendukung perkembangan agama Buddha di Kabupaten Temanggung. (ru)







