Temanggung (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Temanggung mendorong optimalisasi perlindungan jaminan sosial bagi guru madrasah melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut disampaikan Kepala Kankemenag Temanggung, Muhammad Soleh Mubin, saat membuka Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan bagi madrasah se-Kabupaten Temanggung di Aula A Kankemenag Temanggung, Senin (28/9/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga Selasa (29/9/2026) ini diikuti oleh 190 Kepala MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Temanggung beserta bendahara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kankemenag Temanggung, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Agus Latif, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kab. Temanggung, Iman Santoso.
Dalam sambutannya, Mubin menyampaikan bahwa program jaminan ketenagakerjaan merupakan bagian dari upaya mempersiapkan masa depan sekaligus memberikan perlindungan bagi guru madrasah. Ia berharap para guru dapat menjadi penerima manfaat dari program tersebut, sehingga memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko dalam pekerjaan maupun kehidupan.
“Kita bukan sapi perah, tetapi juga penerima manfaat. Saya tidak selamanya di sini, 2028 pensiun. Saya ingin meninggalkan sesuatu yang ada manfaatnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kab. Temanggung, Iman Santoso, menjelaskan sejumlah manfaat program yang dapat diterima peserta, antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua. Ia menjelaskan bahwa kepesertaan merupakan bentuk perlindungan untuk menghadapi risiko yang tidak dapat diprediksi.
“Sedialah payung sebelum hujan. Manfaatnya akan dirasakan ketika terjadi sesuatu,” jelasnya.
Ia menyebutkan iuran kepesertaan sebesar Rp10.800 per bulan dengan berbagai manfaat perlindungan, termasuk beasiswa pendidikan bagi anak setelah memenuhi masa kepesertaan tertentu. Program ini diharapkan mendapat dukungan madrasah melalui mekanisme pembiayaan sesuai ketentuan dana BOS, sekaligus menjadi langkah awal kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mengoptimalkan perlindungan bagi guru madrasah di Kabupaten Temanggung.
Kepala Kankemenag Temanggung, Muhammad Soleh Mubin, secara resmi membuka kegiatan tersebut dan mendorong agar program berjalan baik serta memberikan manfaat nyata bagi para guru madrasah.








