TEMANGGUNG – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, H. Muhammad Soleh Mubin, memberikan pembinaan mendalam dalam Rapat Pleno Wali Murid kelas 7, 8, dan 9 di MTsN 2 Temanggung pada Kamis pagi (27/8/2026). Mengawali arahannya, beliau mengutip kaidah fiqih siyasah “Tasharruful imam ‘alar ra’iyyah manuthun bil maslahah” yang menegaskan bahwa setiap kebijakan pemimpin harus berorientasi pada kemaslahatan umum. Ia menekankan bahwa agenda silaturahmi dan berkumpulnya pihak madrasah bersama seluruh wali murid ini merupakan wujud nyata dari upaya mendatangkan kemaslahatan bersama demi masa depan anak didik.

Dalam kesempatan tersebut, H. Muhammad Soleh Mubin juga menyampaikan analogi unik terkait hukum tajwid nun mati yang berubah bunyi ketika bertemu huruf tertentu. Menurutnya, aturan tersebut merupakan pelajaran berharga agar anak-anak dididik menjadi pribadi yang fleksibel, adaptif, serta mampu menghadapi siapapun di segala suasana dan perkembangan zaman.
Karakteristik tangguh dan dinamis inilah yang menjadi bukti kuat bahwa para orang tua sudah mengambil keputusan yang sangat tepat dalam memilih madrasah sebagai tempat utama mendidik anak.
Menutup pembinaannya, ia mengingatkan seluruh hadirin bahwa puncak keberhasilan dari sebuah proses pendidikan Islam adalah aspek kemanfaatannya di tengah masyarakat. Beliau berpesan agar sinergi antara orang tua dan madrasah terus dijaga demi mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjadi manusia yang paling berguna untuk manusia lainnya (Khairunnas anfa’uhum linnas). (hs)








