Temanggung (Humas) – MTsN 2 Temanggung terus berkomitmen meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi murid. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Deep Learning yang digelar di Ruang MGMP MTsN 2 Temanggung, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru MTsN 2 Temanggung tersebut menghadirkan Dr. Ameliasari Tauresia Kesuma, S.E., M.Pd., guru MAN Salatiga sekaligus penulis Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kemendikdasmen RI, sebagai narasumber.
Kepala MTsN 2 Temanggung, Khamim Fardhol saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada narasumber yang telah berkenan berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan para guru.
“Terima kasih atas kesediaan Ibu Dr. Ameliasari Tauresia Kesuma untuk berbagi ilmu dan pengalaman bersama Bapak dan Ibu Guru MTsN 2 Temanggung. Semoga apa yang disampaikan dalam workshop ini dapat diaplikasikan dalam proses belajar mengajar sehingga memberikan dampak positif bagi pembelajaran di madrasah,” ungkap Khamim.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Ameliasari memberikan penguatan kepada para guru mengenai sejumlah konsep penting dalam pembelajaran. Salah satunya adalah konsep berpikir tetap (fixed mindset) dan berpikir berkembang (growth mindset).


Para guru diajak memahami pentingnya membangun pola pikir berkembang dalam proses pendidikan. Peserta didik perlu diberikan ruang untuk belajar, mencoba, menghadapi tantangan, melakukan kesalahan, dan memperbaiki diri sehingga potensi yang dimiliki dapat berkembang secara optimal.
Materi berikutnya membahas implementasi Deep Learning dalam pembelajaran. Pembelajaran mendalam mendorong murid untuk tidak sekadar menerima atau menghafal informasi, tetapi mampu memahami konsep secara lebih mendalam, menghubungkan pengetahuan dengan konteks kehidupan, serta melakukan refleksi terhadap proses belajar yang mereka jalani.
Selain Deep Learning, narasumber juga memberikan penguatan terkait implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). KBC diharapkan dapat menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai cinta, kepedulian, penghargaan, dan karakter positif pada diri murid.
Pembahasan juga diarahkan pada tujuan pembelajaran. Para guru mendapatkan penguatan mengenai pentingnya merumuskan tujuan pembelajaran secara jelas agar menjadi arah dalam merancang kegiatan pembelajaran dan asesmen yang sesuai dengan kebutuhan murid.
Workshop berlangsung secara interaktif. Para guru tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga mengikuti diskusi dan refleksi terkait implementasi pembelajaran di kelas. Interaksi tersebut menjadi ruang bagi guru untuk menghubungkan konsep yang diperoleh dengan praktik pembelajaran yang telah dilaksanakan.

Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Temanggung berharap implementasi KBC dan Deep Learning tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, pembelajaran di madrasah diharapkan semakin bermakna, mendalam, menyenangkan, dan mampu mengembangkan potensi murid secara utuh.
Workshop ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar MTsN 2 Temanggung dalam membangun budaya belajar bagi para guru. Peningkatan kompetensi pendidik diharapkan bermuara pada peningkatan kualitas layanan pendidikan dan lahirnya murid yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter serta nilai-nilai positif yang kuat.




