Temanggung (Humas) – Dalam rangka melaksanakan pembinaan dan monitoring lembaga pendidikan keagamaan Katolik, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung melalui Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung melakukan kunjungan ke SD Fatima Rawaseneng yang berlokasi di Jalan Biara Trappist Pertapaan St. Maria Rawaseneng, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jum’at (06/03/2026).
Kegiatan monitoring ini dilakukan oleh Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Petrus Rudiatmoko, bersama tim terdiri atas dua Analis Kebijakan dan dua Penyuluh Agama Katolik. Kehadiran tim disambut langsung oleh Kepala Sekolah R. Sudiem beserta jajaran tenaga pendidik.
Sebagai salah satu lembaga pendidikan Katolik di Kabupaten Temanggung, SD Fatima Rawaseneng memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan pendidikan sekaligus menanamkan nilai-nilai iman dan karakter kepada para peserta didik. Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah menyampaikan berbagai kondisi yang tengah dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan.
“Sinergi antara lembaga pendidikan Katolik dan Kementerian Agama dapat terus diperkuat. Dukungan dan komunikasi yang baik sangat dibutuhkan agar keberlangsungan lembaga pendidikan dapat terus terjaga di tengah berbagai tantangan yang ada,” harapnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa jumlah peserta didik di sekolah tersebut saat ini sebanyak 54 siswa, yang terdiri atas 34 siswa beragama Islam, 17 siswa beragama Katolik dan 3 siswa beragama Kristen, dengan dukungan 6 tenaga pendidik. Selain jumlah peserta didik yang relatif terbatas, sekolah juga masih menghadapi tantangan terkait sarana dan prasarana yang perlu terus ditingkatkan.
Melalui kegiatan monitoring ini, Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung berupaya memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi riil lembaga pendidikan Katolik di lapangan.
“Hasil monitoring ini dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam merumuskan langkah pembinaan dan dukungan yang lebih tepat bagi penguatan layanan pendidikan Katolik di Kabupaten Temanggung,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mendampingi serta memperkuat keberadaan lembaga pendidikan Katolik agar tetap mampu memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat.(k/r)








